Kamis, 08 Mei 2014


Jelita... Pipimu pernah merona merah tersipu malu bukan ?
Saat ada sesuatu yang menelusup ke dalam ceruk kepal jantung merah
jambu-mu, tiba-tiba degupnya berubah cepat berpacu. SERANGAN merah jambu datang menjalar ke dinding hatimu.
Seakan ada kelopak sayap kupu-kupu berwarna cerah mengepak di ruang rongga dada. Sesaat, ketika ada senyum tertuju padamu tanpa aba-aba, tertangkap jejala pandangan mata . Pernahkah kau rasakan begitu Jelita ?,
sewaktu matamu beradu tatap pada
lelaki tanpa nama, tanpa sengaja.
SERANGAN cinta pun menyusup tanpa perintah.

Jelita... Sehebat apapun kau menjaga hati di balik dada, rasa itu akan tetap ada menyapa. Tanpa kau minta. Begitulah fitrah siapapun pasti memlikinya.
Tersebab SERANGAN cinta menelusup ke hati tanpa menunggumu memasang
teguh kuda-kuda. Tak mudah
menepisnya, namun jikalau shalihah yang kau jadikan puncak cita-cita. Kau pasti punya cara menjaga fitrah agar tak berubah menjadi fitnah, yang mengusik iman di balik selendang takwa.

Diam-mu do'a, di sajadah malam
disaat SERANGAN kantuk mendera, kau tetap bangun berbincang mesra
padaNya. Kau genggam erat sebuah
petuah "Sebaik-baik perhiasan dunia
adalah wanita shalihah". Begitulah
sang insan kamil Muhammad bin
Abdillah memuji kaum hawa yang
menjaga maruwahnya tak mengumbar
aurat, tidak pula membiarkan lelaki
ajnabi menjamah. Yang berharga pasti terjaga.Kebaikan yang ada di seluruh dunia pun tak setara bandingannya.
Menjadi Mutiara bidadari syurga, ini
hadiahNya untuk setiap wanita yang bersusah-susah mengejar gelar shalihah di dunia. Tak mudah, sebab tak jarang SERANGAN berkelut uji dan coba datang menghadang langkah.
Dalam mihrab cintaNya, kau berlindung agar tetap terjaga. Menanti janji manisNya yang sering kau baca di dalam firmanNya.

N/B : Nama (Jelita) hanya ilustrasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar