Sabtu, 24 Mei 2014



Untuk Sepasang Senja Sederhana
Ada yang menyapaku disenja ini
Mengajarkan banyak hal dalam
kesedikitanku tentang dunia
Mengajarkan betapa tidak
menguntungkannya menjadi manusia topeng
Berdiri di kerdilnya kekuatan hati
Merampas jejak kita yang menitih asa
Akhirnya kelak terpatung juga jasadku
Kau yang seolah tak berdaya
Mampu memperdayai hatiku dengan sejuk nuranimu
Mengairinya dalam sukmamu
Mengairi hingga relung terdalam jiwaku
Kau yang seolah tidak berdaya
Ternyata menjadi jawaban-jawaban yang belum sempat aku pecahkan
Menjelaskan sesederhana mungkin tentang apa dan mengapa
Betapa bersyukurnya aku menjadi karibmu yang setia
Selain sebagai guru kamupun mampu memerankan jiwaku dengan lihai
Kamu atau aku nanti yang akan menyempurnakan kisah hidup ini
Jejakku aku liarkan sesederhana mungkin
Agar kita tidak tersesat kelak sebagai penganut paham sederhana ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar